Reader Comments

Tips Memilih Kostan yang Paling Sesuai Dengan Kebutuhan

by area seoku (07-11-2019)


Pengertian Perguruan Tinggi Swasta Setelah kamu menentukan budget, lokasi, dan fasilitas kostan yang kamu butuhkan, sekarang saatnya membandingkan berbagai macam opsi dengan pertimbangan dari tiga faktor sebelumnya.

Misal, kamu udah tahu kalau kamu punya budget maksimal 1,5 juta/bulan dan kostan idealmu layaknya berjarak kurang lebih 1 kilometer dari kampus, dengan fasilitas berupa kamar mandi dalam, koneksi internet, dapur, dan jasa cuci seterika. Idealnya, kamu sudah bisa menemukan kostan yang paling pas dengan kebutuhan dan preferensi. Tapi tentunya kamu juga nggak boleh melupakan faktor X yang ada di lapangan nanti. Serius, deh, nyari kostan idaman itu nggak segampang yang kamu pikirin!

Jadi, apa nih tips dan trik agar bisa menemukan kostan ideal versi kamu?

Sesuaikan budget dengan lokasi dan fasilitas yang didapatkan

Biasanya Beasiswa Untuk Mahasiswa S1 orang mencari kostan dengan harga semurah mungkin. Padahal jangan lupa, ada prinsip “ada harga, ada rupa.” Kalau harga sewa sebuah kostan murah, bisa jadi kamu harus “berjuang” selama tinggal di sana, karena fasilitasnya dijamin bakal minim dan lokasinya jauh dari kampus.

Sebaliknya, kalau kamu bersedia menyewa kostan yang agak mahal, pastikan fasilitasnya sesuai dengan harganya. Jangan sampai nanti kamu nyesel udah membayar uang sewa yang cukup besar untuk fasilitas yang nggak kamu butuhkan atau mengeluarkan biaya ekstra untuk “menambal” sendiri fasilitas yang kurang.

Ajak orangtua survei lokasi bareng

Zaman sekarang, apa pun emang bisa kamu lakukan dengan bantuan koneksi internet. Cari tahu tentang program studi kuliah incaran kamu aja bisa dilakukan dengan browsing cantik di Youthmanual. Artinya, cari-cari kostan juga bisa lewat internet, dong.

Secara nggak langsung, tentunya bisa: mulai dari cari tahu info dasar mengenai kostan di sekitar kampus sampai rekomendasi tentang kostan tertentu. Tapi, tentu akan lebih afdol kalau kamu nyamperin langsung untuk melihat penampakan asli kostan yang ingin kamu tuju alias survei lokasi. Dengan terjun ke lapangan, kamu bisa melihat situasi dan kondisi asli kostan terkain tanpa perlu takut mendapatkan informasi palsu atau kena tipu komentar netijen Beasiswa S1.

Lalu, apalah artinya ngekost tanpa restu orangtua? Ya gagal ngekost, dong, ah. Makanya nggak kalah penting untuk mengajak orangtuamu ikut serta ketika kamu melakukan survei lokasi. Orangtua seringkali insecure dengan pilihan yang kamu buat, dan agar kamu bisa mengantongi izin serta kepercayaan mereka, kamu boleh banget melibatkan mereka dalam memilih kostan yang sesuai dengan standar mereka.

Cari kostan dari jauh-jauh hari

Bukan tanpa alasan Youthmanual menyarankan kamu untuk hunting kostan di waktu senggang sebelum masa perkuliahan dimulai. Selain lebih leluasa memilih karena musim “pindah kosan” yang belum begitu ramai, kamu juga bakal terhindar dari kos yang tiba-tiba ditawarkan dengan harga yang kurang manusiawi.

Sesuaikan kebijakan dengan kebutuhan

Ibarat pepatah: dimana bumi dipijak, disitu langit dijunjung. Ngekost, tuh, nggak cuma sekadar nyewa tempat aja, lho. Kamu juga harus mematuhi aturan-aturan yang berlaku di lingkungan sekitar.

Hal paling mendasar yang harus kamu taati tentunya menjaga keamanan dan kenyamanan di lingkungan kostan. Sesimpel jangan suka bikin ribut atau kegaduhan yang berlebihan, apalagi di jam-jam istirahat untuk menghormati sekitarmu. Juga jangan sampai merusak properti dan lingkungan ya, gaes. It’s as easy as common sense, kok.

Selain itu, jangan lupa untuk tanyakan terlebih dahulu ke ibu/bapak kost tentang peraturan yang berlaku di kostan tersebut. Biasanya, kostan yang akan kamu sewa udah sepaket dengan aturan-aturan tertentu demi menjaga kenyamanan dan keamanan bersama. Tapi, ada kalanya aturan kostan terlalu membatasi kamu dalam berkegiatan.

Misalnya, boleh bawa teman ke dalam kamar apa cuma boleh sampai ruang tamu? Kalau nggak boleh dua duanya, bisa jadi hal ini bakal nyusahin kamu kalau kamu punya banyak agenda untuk belajar kelompok.

Sebagai patokan kebutuhanmu, inilah peraturan kostan yang harus kamu tahu tanyakan dan diskusikan kepada ibu/bapak kostan agar nggak ada satupun pihak yang dirugikan. Cailah https://aimc.org/forums/users/beasiswas1/.

Aturan penghuni kostan
Kostan termasuk kostan campur atau homogen?
Satu kamar boleh dihuni oleh dua orang atau tidak?
Aturan pengunjung kostan
Apakah pengunjung kostan (terutama teman lawan jenis) boleh masuk ke dalam kamar kost?
Bagaimana dengan rentang jam kunjung yang diperbolehkan?
Apakah keluarga dan teman diperbolehkan menginap? Jika boleh, apakah ada batas waktu atau biaya tambahan?
Aturan penggunaan fasilitas
Apa aja fasilitas yang boleh digunakan sebebas-bebasnya? Dan apa aja fasilitas yang boleh digunakan secara terbatas?
Kalau harga kostan sudah termasuk listrik, berapa jumlah barang elektronik yang boleh digunakan? Apakah ada biaya ekstra untuk penggunaan barang elektronik tertentu?
Apakah fasilitas umum perlu perawatan rutin secara kolektif?
Apakah disediakan “amunisi” ekstra (seperti selimut, sprei, keset, karpet, dan tirai)?
Aturan lainnya
Apakah ada jam malam?
Apakah kostan dilengkapi dengan sistem keamanan? Apa saja instalasi sistem keamanan yang digunakan?
Apakah disediakan kunci ganda (untuk kostan yang difasilitasi penjagaan ekstra seperti gerbang/pintu luar) untuk penghuni masing-masing kostan?
Apakah diperbolehkan untuk membawa binatang peliharaan?
Apakah diperbolehkan untuk membawa barang-barang tertentu sesuai kebutuhan?
Apakah uang sewa kostan dibayarkan per bulan/ada aturan lainnya? Kapan jatuh tempo? Dan bagaimana kebijakannya jika waktu huni kurang dari uang sewa yang sudah dibayarkan?
Apakah boleh memodifikasi kamar kostan sesuai kebutuhan?
Apakah kostan merupakan area bebas asap rokok?
Apa tindakan yang dilakukan jika kamu sampai melanggar peraturan?
Minta rekomendasi dari yang terpercaya

Untuk mengetahui lingkungan kost yang baik, menyisihkan waktu untuk melihat atau survei langsung ke tempatnya aja nggak cukup. Kamu nggak bisa langsung tahu secara pasti, sih, seperti apa lingkungan sebuah kostan kalau kamu cuma nongkrong sebentar di sana. Makanya, kamu perlu tanya-tanya ke orang-orang di sekitar kostan tersebut, cerita dari orang yang pernah ngekost di sana, atau dengan senior di kampusmu yang sudah mencicipi asam garam ngekost lebih dulu dari kamu.

Misalnya, tanya apakah lingkungan sekitar kostan tersebut aman, atau cenderung “rawan”. Soalnya, menurut teman-teman kuliah saya dulu, banyak kos-kosan yang dijadikan incaran maling untuk nyari mangsa. Hiii, jangan sampai kejadian, deh!

Trus, kalau bisa, cari tahu juga karakter para penghuni kos-kosan tersebut. Apakah mahasiswa semua? Atau ada orang kantoran? Pada sering pulang malam, atau justru berangkat pagi sekali? Suka kumpul bareng dan “pesta-pesta kecil” di kosan, atau malah ansos di kamar masing-masing? https://republikseo.net/cara-berhenti-donasi-unicef/" Sesuaikan dengan karakter dan kebutuhan kamu sendiri!